MY HERO, MY MOM

Pagi itu, ibuku menelepon. Sebuah ritual di pagi hari yang cukup sering kami lakukan bersama.
My mom need a friend, jadi aku harus menemani sejenak walau hanya sekedar mengobrol di telepon. 

“Lagi repot, nduk?” tanya Mami.

“Gapapa, udah selese semua kok, Mam. Gimana?”
“Gapapa.. Mama lagi bosen ini.” Waduh. Ada apa nih.
“Bosen kenapa, Mam? Gak ada kegiatan yang seru kah?" Aku nyengir sendiri, karena Mami paling tidak bisa diem-diem aja.
“Iya, tiap hari nungguin papimu ke rumah sakit seharian tu mami bingung mau ngapain. Lagi ndak ada kerjaan pesanan kue. Trus mami bengong sendirian. Kamu sama masmu  repot, adikmu jauh di luar kota."

Nah ini mesti ngobrol nih. “Hm... trus gimana dong Mam?”
"Kamu ada kerjaan apa kek, Mami ikutan dong. Bosen Mami di rumah nih."

Hm, kayaknya beneran mesti refreshing ni Mami.
"Mami mau jalan-jalan? Hayuk aja sih kalo mau nginep di sini,"  jawabku. 
"Mau-mau aja.  Pengennya gitu. Tapi terus papimu nanti gimana?"
Aku terbahak. "Lha, tadi katanya bosen. Sekarang bingung papi gimana. Ya pamit aja dong, Ma. Jangan nginep deh, seharian gitu."

"Ya, tapi kasian dong nanti makan siang gak ada yang nemenin. Tar kalo nyari obat-obatnya gimana?" Suara mami seperti menggantung karena sibuk berpikir.

"Ya udah, gini aja," kataku. "Mami bilang dulu sama Papi. Minta ijin. Nanti kalo boleh, aku bisa jemput deh ke  sana. Nanti mama mau disini sampe bosen lagi trus kuanter pulang."

"Ah, paling juga gak boleh," kata Mami.
"Lho kan belum dicoba.Coba aja dulu tanya Papi, Mam." Saranku.
Mami berpikir sejenak. Tapi sepertinya setelah itu Mami mau mencoba.

“Hm, iya deh.. Nanti Mami bilang Papi dulu deh soal mau ke sana. Nanti kalo kamu dah longgar telpon mami lagi ya." kata Mami.
"Oke siap, Mam. Makasih ya, wassalamu'alaikum Mam," Kemudian aku menutup telepon.

Papi masih aktif di kantor walau sudah pensiun, sedangkan kami semua anak-anak Mami sudah punya keluarga dan sibuk sendiri-sendiri. Lalu Mami pun bosen sendirian di rumah, dan secara berkala kami harus berkunjung.
But it is okay, my hero yang satu ini, memang harus disayang selalu. Lov you, mom...


 

#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#windyeffendy
#love
#life
#family
@institut.ibu.profesional



No comments